الكلام هو اللفظ المركب المفيد بالوضع
Ungkapan ini menjadi fondasi awal sebelum seseorang melangkah ke pembahasan kaidah nahwu yang lebih luas.
📌 Daftar Isi
Pengertian al-Kalām
Secara istilah nahwu, al-Kalām adalah lafaz yang tersusun, memberikan faedah yang sempurna, dan ditetapkan oleh kesepakatan bahasa. Tidak setiap ucapan disebut kalām, meskipun berupa rangkaian kata.
Unsur-unsur al-Kalām
- Al-Lafẓ (اللفظ)
Ucapan yang keluar dari lisan dan tersusun dari huruf hijaiyah. - Al-Murakkab (المركب)
Tersusun dari lebih dari satu kata yang saling berkaitan. - Al-Mufīd (المفيد)
Memberikan makna sempurna sehingga tidak menunggu penjelasan lanjutan. - Bil-Waḍ‘ (بالوضع)
Ditetapkan oleh kaidah bahasa Arab, bukan susunan sembarangan.
Contoh al-Kalām
جاءَ زيدٌ
(Zaid telah datang)
Termasuk kalām karena memenuhi seluruh syarat.
إنْ جاءَ
(jika datang…)
Belum disebut kalām karena maknanya belum sempurna.
Pentingnya Memahami Makna al-Kalām
Pemahaman al-Kalām yang benar membantu penuntut ilmu membedakan kalimat yang dapat dianalisis secara nahwu dan yang belum memenuhi syarat. Pembahasan ini menjadi dasar sebelum mempelajari kalimah, i‘rāb, dan bab-bab lanjutan.
Video Pembahasan
Simak penjelasan lengkap melalui video berikut:
Semoga pembahasan ini bermanfaat dan menjadi langkah awal yang kokoh dalam mempelajari ilmu nahwu. Ikuti seri Belajar Nahwu Dasar dari Matan Al-Ājurūmiyyah hanya di Mutiara Ummat. Semoga Allah ﷻ memberkahi langkah kita dalam menuntut ilmu.
